Masakan Ibu

Tidakkah saudara jengah melihat pertikaian antara pendukung nasi padang dengan pendukung soto betawi? Keduanya berebut gelar masakan terenak di Indonesia. Saling menuduh satu sama lain; saling mengaku paling tradisional   Ayolah. Maksudku, itu hanya makanan kita cuma perlu memakannya, dan kemudia kenyang. Tidak usah diributkan lagi   Soal masakan terenak di Indonesia, sudah tentu masakan … Continue reading Masakan Ibu

Sebotol Anggur

Mari kita sambut dengan sukacita sebab pagi, rupanya tidak ada rencana turun hujan Terlebih matamu sedang rekah-rekahnya sehabis kita ibadah kemarin malam   Prestasi ini perlu kita rayakan, Sayang. Sekali lagi dengan peluk pasti yang melumat keresahan kita dan sebotol anggur yang bibirnya muat untuk kita isi cumbu   sebab aku ingin dikuatkanmu waktu lelah … Continue reading Sebotol Anggur

Jangan Suka Menunda Kencing

Sudahkah engkau lelah, Wahai Pujangga? Sekarang sedang jam 3 pagi Jangan suka menunda kencing kalau tidak ada genting. Sebab nafasmu akan lega jika Kandung kemihmu kosong   Jangan malah berdalih:          “anak-anakku susah makan kalau aku tidak menulis,          Puisi-puisiku tidak laku jika aku tak bajingan.”   Boleh saja … Continue reading Jangan Suka Menunda Kencing

Di Perempatan Jalan

Di perempatan jalan yang kecil, aku baru pulang dari hari yang kuhabiskan untuk mencari uang. Tanganku menenteng plastik yang isinya sepuluh tusuk sate ayam.   Saat hendak menyeberang, aku berhenti di sudut ruas jalan yang ramai. Di sana ada pengemis yang menangis karena semingguan tidak bisa makan. Dengan suara lirih, ia memintaku mengisikan uang di … Continue reading Di Perempatan Jalan

Teriak

Orang bisu teriak diam Orang tuli teriak keras Orang lumpuh teriak aduh   Aku teriak kamu Kamu teriak dia Dia teriak kami   Dulu, para pejuang teriak merdeka Sekarang, penerusnya teriak ye-ye-ye. la-la-la.   Para bayi menangis minta susu Para lelaki berucap aku mati tanpamu Para wanita memaki semua itu salahmu   Para dosen teriak … Continue reading Teriak