Sederhana

Kau tahu, apa yang membuatku bahagia? Sederhana. Aku teramat menyukaimu. Dalam hidup seseorang, bahagia adalah hal yang paling dikejar dan diidam. Sedang kesedihan ialah hal yang paling dihindari. Dihindari bukan berarti tidak ada. Hanya saja semua orang lebih memilih memaksimalkan kebahagiaan dan berusaha meminimalkan kesedihan. Begitu juga kita. Saat saya mencoba berdiskusi denganmu, ternyata kita … Continue reading Sederhana

Kursi yang Kehilangan Pemiliknya

Di teras rumah yang gelap dan sepi, aku membayangkan kita sedang bercengkrama. Membahas hal-hal yang biasa kita bahas, kemudian tertawa lepas. Lalu sekali lagi, aku berilusi melihat lekuk senyummu malam ini. Aku selalu suka memikirkanmu saat waktu luang. Mencoba memanggil lagi segala ingatan. Kamu mungkin sedang tidur nyenyak sekarang. Atau sedang tersiksa dengan rindu kepada … Continue reading Kursi yang Kehilangan Pemiliknya

Kamu, Pantai, dan Senja

Banyak orang yang ketagihan senja dan pantai dengan berbagai alasan. Warna yang merah, ombak yang debur, atau perpaduan keduanya yang menimbulkan rasa damai. Tapi bukan perihal itu semua aku menyukai pantai dan senja. Aku menyukai keduanya karena kamu yang ajarkanku. Senja di pantai, katamu, adalah pemandangan yang filosofis. Ia adalah sosok yang menjadikan pantai merasa … Continue reading Kamu, Pantai, dan Senja

Perjalanan Kaku

Kita terjebak di perjalanan panjang yang melelahkan. Tersandra di antara orang-orang yang ceria, kecuali kita. Baru beberapa waktu kita duduk bersebelahan, gesturmu mulai menunjukkan rasa tidak nyaman. Aku tahu, kamu bukan orang yang betah berlama-lama dalam perjalanan. Oh, bukan. Mungkin lebih tepatnya, kamu bukan orang yang betah berlama-lama bersamaku. “Kapan kita sampai?” Tanyamu memecah sunyi. … Continue reading Perjalanan Kaku

Tidak Perlu Menjadi Dewasa

Aku tidak pernah mau terlibat dalam perasaan yang rumit, sebelum akhirnya aku terjatuh padamu. Orang dewasa selalu memikirkan risiko dari bertindak sesuatu. Tapi bicara cinta, siapa yang bisa menerka apa yang akan menimpa pelakunya? Menjadi dewasa berarti menjadi egois. Dan cinta, tidak cocok untuk pribadi yang egois. "Siapa yang memilihkanmu sifat dewasa, hah? Apa dirimu … Continue reading Tidak Perlu Menjadi Dewasa

Berjuang Sendirian Tidak Akan Pernah Terasa Mudah

Aku berharap bisa selalu mencintaimu dengan tulus. Tanpa peduli pada kenyataan: aku bukan lagi pribadi yang kamu sayangi. Setelah ratusan malam aku berjuang, akhirnya aku tahu apa artinya kelelahan. Tidak enak rasanya memaksakan kehendak yang bahkan tidak bisa kamu pahami: bahwa aku selalu ingin kamu. Malam ini akan jadi malam di mana aku ingin menangis … Continue reading Berjuang Sendirian Tidak Akan Pernah Terasa Mudah

Lebih dan Kurangnya

Kita sering berdebat tentang lebih dan kurangnya kita sebagai pasangan. Saling menghitung-hitung sampai ketemu apa yang kita cari.   Kita akan sempurnya, katamu jika kelebihanmu sama jumlahnya dengan kekuranganku   Saat kita masih sibuk, di hitungan terakhir aku tertegun. Ada bunga mekar di pekarangan matamu pagi ini. Jangan dipetik! Bunga itu baru ingin kuberi nama. … Continue reading Lebih dan Kurangnya

Warung Internet

Karto Si Pikun tengah gelisah.Dia lupa kata sandi yang kemarin lusa dibuatnyauntuk mendaftar Facebook.Padahal iaSudah memasukkan angka yangsekiranya mudah ia ingat Ia garuk kepalaHarusnya ditulisnya angka itudi bilik warung internet langganannya. Karto Si Pikun mulai pasrah.Ia kehilangan Facebook barunyaTerlebih, ia akan kena marahkarena lupa hari jadinya   

Kau Bercerita

Kau bercerita tentang kucing dan tikusMinum air di sumur yang samaDi mana anjing sering berak di dalamnya Kau bercerita tentang belalang dan kupu-kupuTerbang bersamaan sambil bercandaDi mana lalat sedang mengerumun ikan di bawahnya Kau bercerita tentang dirimuMenyisir rambut di telaga air biruDi mana aku sedang menyelamDan tenggelam di matamu